PARADIGMA PAGELARAN PENCAK DOR DI KEDIRI

Pujiono, Febrian (2026) PARADIGMA PAGELARAN PENCAK DOR DI KEDIRI. Undergraduate thesis, Universitas Nusantara PGRI Kediri.

[img] Text (Full text)
RAMA_85201_2215030244.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (Similarity)
RAMA_85201_2215030244_SIMILARITY.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (2MB)
[img] Text (Cover sd BAB 1 + References)
RAMA_85201_2215030244_0720028002_0723128103_01_front_ref.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (887kB)
[img] Text (BAB 2)
RAMA_85201_2215030244_0720028002_0723128103_02.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (230kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
RAMA_85201_2215030244_0720028002_0723128103_03.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (231kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
RAMA_85201_2215030244_0720028002_0723128103_04.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (405kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
RAMA_85201_2215030244_0720028002_0723128103_05.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (145kB) | Request a copy
[img] Text (References)
RAMA_85201_2215030244_0720028002_0723128103_06_ref.pdf - Bibliography
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (170kB)
[img] Text (Lampiran)
RAMA_85201_2215030244_0720028002_0723128103_07_lamp.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi hasil pengamatan peneliti bahwa Pencak Dor sebagai seni bela diri tradisional yang lahir dari lingkungan Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, telah mengalami perubahan paradigma seiring perkembangan zaman, globalisasi, dan masuknya berbagai cabang bela diri modern. Perubahan tersebut memengaruhi bentuk pertunjukan, karakter peserta, aturan pertandingan, serta persepsi masyarakat terhadap nilai-nilai budaya yang dikandungnya, sehingga eksistensi Pencak Dor sebagai warisan budaya lokal perlu dikaji secara akademis. Permasalahan penelitian ini adalah (1) Bagaimana paradigma pertandingan dan tujuan penyelenggaraan Pencak Dor dari waktu ke waktu? (2) Apa yang menjadi penyebab perubahan paradigma Pencak Dor? (3) Apa akibat dari perubahan paradigma Pencak Dor di masa sekarang? Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi, dilaksanakan di Kelurahan Ngampel, Kota Kediri, dan Desa Badal Pandean, Kabupaten Kediri. Informan dipilih secara purposive dari tokoh senior dan pengurus paguyuban Pencak Dor. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah (1) Pencak Dor merupakan warisan budaya dari pesantren dan masyarakat setempat yang berfungsi sebagai media dakwah, pembentukan mental, hiburan, dan pemersatu persaudaraan. (2) Paradigma Pencak Dor telah mengalami perubahan dari tradisi yang berorientasi pada silaturahmi dan penyelesaian konflik secara kekeluargaan menjadi pertunjukan olahraga tarung sekaligus hiburan masyarakat yang melibatkan berbagai aliran bela diri modern, yang ditandai dengan perubahan karakter peserta, teknik pertarungan, dan sistem penyelenggaraan yang lebih terorganisir. (3) Meskipun mengalami perubahan, Pencak Dor masih mempertahankan unsur-unsur tradisional seperti ring bambu, iringan musik gamelan, dan nilai-nilai persaudaraan sebagai identitas budaya yang khas. Berdasarkan simpulan hasil penelitian ini, direkomendasikan: (1) Pengurus dan paguyuban Pencak Dor perlu tetap mempertahankan unsur-unsur tradisional serta meningkatkan pembinaan peserta dan penonton agar tercipta citra positif di masyarakat. (2) Pemerintah daerah dan lembaga kebudayaan perlu terus memperkuat upaya pelestarian melalui pembinaan generasi muda, dokumentasi sejarah, dan penyusunan regulasi penyelenggaraan yang tetap menjaga nilai-nilai budaya Pencak Dor sebagai warisan khas Kediri.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Paradigma, Pencak Dor, Perubahan Budaya, Pelestarian Budaya, Kediri
Subjects: 580 Humaniora social science > 618 History (history)
710 Education science > 761 Physical education, health and recreation
710 Education science > 765 Sports science
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains > S1-Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
Depositing User: Febrian Pujiono
Last Modified: 04 Aug 2026 15:24
URI: http://repository.unpkediri.ac.id/id/eprint/26296

Actions (login required)

View Item View Item