Kajian Tafsir Usahawan Atas Konsep “Al-Halallu Bayn Wal Haroomu Bayn” dalam Manajemen Keuangan Usaha

FAUJI, DIAH AYU SEPTI and MEILINA, RESTIN and HAKIMAH, EMA NURZAINUL Kajian Tafsir Usahawan Atas Konsep “Al-Halallu Bayn Wal Haroomu Bayn” dalam Manajemen Keuangan Usaha. In: Ekonomi Syariah dalam Pemberdayaan Sektor Riil Di Indonesia, 25 Oktober 2016, Universitas Negeri Malang.

[img] Text
61201_0727127801_Artikel_Prosiding_Seminar Nasional_EKOSYAR_FE_UM_Kajian Tafsir Usahawan.pdf

Download (550kB)
[img] Text
61201_0727127801_Lembar Peer Review_Artikel_Prosiding_Seminar Nasional_EKOSYAR_FE_UM_Kajian Tafsir Usahawan.pdf

Download (974kB)
[img] Text
61201_0727127801_Similarity_Artikel_Prosiding_Seminar Nasional_EKOSYAR_FE_UM_Kajian Tafsir Usahawan.pdf

Download (3MB)
Official URL: http://lib.um.ac.id/wp-content/uploads/2016/12/PRO...

Abstract

Konsep “AL- HALALLU BAYN WAL HAROOMU BAYN” merupakan kunci bahwa halal – haram itu jelas . Penelitian ini bertujuan untuk menggali tafsir usahawan atas konsep “AL-HALALLU BAYN WAL HAROOMU BAYN” dalam pengelolaan keuangan usahanya. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah tafsir content dan fenomenologi, yang merupakan studi hasil pengamatan atas fenomena yang terjadi. Pendekatan ini menitik beratkan ada pemahaman, pemikiran, dan presepsi penulis dalam menggali informasi dari narasumber. Konsep “AL-HALALLU BAYN WAL HAROOMU BAYN” dirujuk dari nilai Agama Islam ,digali dari Agama(wan) beserta rujukan sahih terkait. Dari konsep tersebut kemudian dijadikan pertanyaan untuk survey kepada para usahawan Muslim di Kota Kediri. Adapun populasi dan sampel diambil dari beberapa pengusaha muslim yang dianggap dapat mewakili obyek yang diteliti.Riset ini menyimpulkan bahwa para usahawan masih multitafsir atas konsep “AL-HALALLU BAYN WAL HAROOMU BAYN” dalam manajemen keuangan usahanya, hal ini ditunjukkan dengan masih banyaknya usahawan yang melakukan praktik jual beli dengan menggunakan pihak ketiga, yang sebenarnya mengandung unsur riba, kemudian masih banyaknya pengusaha yang belum paham tentang akad mudharabah yang seharusnya menjadi akad dalam transaksi bisnis Syariah. Hasil riset ini diharapkan dapat menjadi pencerahan bagi para usahawan muslim untuk lebih “smart” dalam menafsirkan konsep “AL-HALALLU BAYN WAL HAROOMU BAYN” yang berarti tidak ada ruang abu- abu antara halal dan haram. Kata Kunci : Manajemen Keuangan, AL-Halallu Bayn Wal Haroomu Bayn

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: 550 Economics > 571 Management
550 Economics > 572 Sharia management
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1-Manajemen
Depositing User: Ema Nurzainul Hakimah
Date Deposited: 07 Jun 2021 02:14
Last Modified: 07 Jun 2021 02:14
URI: http://repository.unpkediri.ac.id/id/eprint/3503

Actions (login required)

View Item View Item