PEMANFAATAN LIMBAH AYAM PETELUR (Gallus gallus domesticus) DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP BIOMASSA TANAMAN JAGUNG (Zea mays)

Firmansyah, Ingsan (2026) PEMANFAATAN LIMBAH AYAM PETELUR (Gallus gallus domesticus) DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP BIOMASSA TANAMAN JAGUNG (Zea mays). Undergraduate thesis, Universitas Nusantara PGRI Kediri.

[img] Text (similarity)
RAMA_54231_2115040040_SIMILARITY.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (1MB)
[img] Text (Cover sd BAB 1 + References)
RAMA_54231_2115040040_0721069401_0719059403_01_front_ref.-1.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (454kB)
[img] Text (BAB 2)
Rama_54231_2115040040_0721069401_0719059403_02.-1.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (408kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
Rama_54231_2115040040_0721069401_0719059403_03.-1.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (351kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
Rama_54231_2115040040_0721069401_0719059403_04.-1.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (466kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
Rama_54231_2115040040_0721069401_0719059403_05.-1.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (194kB) | Request a copy
[img] Text (References)
Rama_54231_2115040040_0721069401_0719059403_06_ref.-1.pdf - Bibliography
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (214kB)
[img] Text (Lampiran)
Rama_54231_2115040040_0721069401_0719059403_07_Lamp..pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (full text)
RAMA_54231_2115040040.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Pemanfaatan Limbah Ayam Petelur (Gallus Gallus Domesticus) Dengan Dosis Berbeda Terhadap Pertumbuhan Biomassa Tanaman Jagung (Zea Mays), Skripsi, Peternakan, FIKS UN PGRI Kediri, 2026. Kata Kunci: Pupuk Organik, Limbah Ayam Petelur, Pertumbuhan Tanaman Jagung Jagung (Zea mays) merupakan salah satu komoditas pangan strategis yang memiliki peran penting dalam ketahanan pangan nasional. Peningkatan produktivitas jagung selama ini masih banyak bergantung pada penggunaan pupuk kimia yang dalam jangka panjang dapat merusak struktur tanah dan menurunkan kualitas lingkungan. Limbah kotoran ayam petelur (Gallus gallus domesticus) berpotensi besar untuk diolah menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan sekaligus mampu memperbaiki kesuburan tanah. Oleh karena itu, pemanfaatan pupuk organik berbasis limbah ayam petelur sebagai substitusi pupuk kimia perlu dikaji lebih mendalam untuk mendukung pertanian yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik dari limbah ayam petelur dengan dosis yang berbeda terhadap biomassa tanaman jagung serta menentukan dosis optimal yang menghasilkan biomassa terbaik. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diterapkan meliputi P0 (100% pupuk kimia), P1 (25% pupuk kotoran ayam + 75% pupuk kimia), P2 (50% pupuk kotoran ayam + 50% pupuk kimia), dan P3 (75% pupuk kotoran ayam + 25% pupuk kimia). Parameter yang diamati mencakup panjang daun, tinggi tanaman, dan berat buah jagung. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji lanjut apabila terdapat perbedaan yang nyata antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik dari limbah ayam petelur berpengaruh nyata terhadap biomassa tanaman jagung yang direpresentasikan melalui parameter panjang daun, tinggi tanaman, dan berat buah. Perlakuan terbaik diperoleh pada P3 dengan panjang daun 129, cm, tinggi tanaman 270, cm, dan berat buah 254gram, yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan P0 yang hanya menghasilkan panjang daun 110, cm, tinggi tanaman 240, cm, dan berat buah 206 gram. Semakin tinggi proporsi pupuk organik yang diberikan, semakin optimal pertumbuhan dan hasil jagung yang diperoleh. Dengan demikian, penggunaan pupuk organik dari limbah kotoran ayam petelur terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas tanaman jagung sekaligus mendukung penerapan pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pemanfaatan Limbah Ayam Petelur (Gallus Gallus Domesticus) Dengan Dosis Berbeda Terhadap Pertumbuhan Biomassa Tanaman Jagung (Zea Mays), Skripsi, Peternakan, FIKS UN PGRI Kediri, 2026. Kata Kunci: Pupuk Organik, Limbah Ayam Petelur, Pertumbuhan Tanaman Jagung Jagung (Zea mays) merupakan salah satu komoditas pangan strategis yang memiliki peran penting dalam ketahanan pangan nasional. Peningkatan produktivitas jagung selama ini masih banyak bergantung pada penggunaan pupuk kimia yang dalam jangka panjang dapat merusak struktur tanah dan menurunkan kualitas lingkungan. Limbah kotoran ayam petelur (Gallus gallus domesticus) berpotensi besar untuk diolah menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan sekaligus mampu memperbaiki kesuburan tanah. Oleh karena itu, pemanfaatan pupuk organik berbasis limbah ayam petelur sebagai substitusi pupuk kimia perlu dikaji lebih mendalam untuk mendukung pertanian yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik dari limbah ayam petelur dengan dosis yang berbeda terhadap biomassa tanaman jagung serta menentukan dosis optimal yang menghasilkan biomassa terbaik. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diterapkan meliputi P0 (100% pupuk kimia), P1 (25% pupuk kotoran ayam + 75% pupuk kimia), P2 (50% pupuk kotoran ayam + 50% pupuk kimia), dan P3 (75% pupuk kotoran ayam + 25% pupuk kimia). Parameter yang diamati mencakup panjang daun, tinggi tanaman, dan berat buah jagung. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji lanjut apabila terdapat perbedaan yang nyata antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik dari limbah ayam petelur berpengaruh nyata terhadap biomassa tanaman jagung yang direpresentasikan melalui parameter panjang daun, tinggi tanaman, dan berat buah. Perlakuan terbaik diperoleh pada P3 dengan panjang daun 129, cm, tinggi tanaman 270, cm, dan berat buah 254gram, yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan P0 yang hanya menghasilkan panjang daun 110, cm, tinggi tanaman 240, cm, dan berat buah 206 gram. Semakin tinggi proporsi pupuk organik yang diberikan, semakin optimal pertumbuhan dan hasil jagung yang diperoleh. Dengan demikian, penggunaan pupuk organik dari limbah kotoran ayam petelur terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas tanaman jagung sekaligus mendukung penerapan pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Subjects: 200 Animal science > 210 Livestock science
200 Animal science > 221 Sain veterinary
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains > S1-Peternakan
Depositing User: Ingsan Firmansyah
Last Modified: 03 Aug 2026 06:46
URI: http://repository.unpkediri.ac.id/id/eprint/25051

Actions (login required)

View Item View Item